ayooo...sekolah.
duh kangen mau nulis gak jadi2. tugas kuliah banyak bener. apa postingin aja tugas kuliahku di sini ya?
huehehe...
jangan ah, kepanjangan. kasian tapi intinya aku lagi seneng sama....SMP ALTERNATIF QARYAH THAYYIBAH
gini ringkasannya:
Sekolah ini masih menggunakan kurikulum nasional dengan menekankan semangat pembebasan, kreativitas, dan keberpihakan kepada orang miskin. Guru dan siswa tidak ditempatkan dalam hubungan guru yang mengajar dan murid yang belajar, tetapi merupakan bagian dari sebuah tim. Ukuran keberhasilan pendidikan pertama-tama adalah bila anak senang belajar dan bisa belajar dengan senang. Karena itu, bila sekolah tidak bisa memberikan rasa nyaman, keberhasilan anak untuk belajar sudah terkurangi sampai 50 persen. Proses pembelajaran harus dibangun berdasarkan kegembiraan murid dan guru.
Sekolah dimulai pada pukul 06.00 WIB dan baru berakhir pada pukul 13.30 WIB. ًWaktu belajarnya lebih lama dari sekolah lain.
Sekolah yang terdiri atas dua kelas dengan 24 anak itu menempati ruang depan rumah Bahruddin. Tiap pagi anak-anak itu sarapan di sekolah. Selain itu, mereka juga memperoleh dua kali makanan kecil dan segelas susu madu. Menu itu dibuat sendiri oleh anak-anak, sekaligus untuk mempraktikkan pengetahuan nutrisi yang menjadi kurikulum muatan lokal sekolah itu. Pelajaran nutrisi dan kesehatan diberikan oleh seorang dokter yang tinggal di desa tersebut
Di sekolah ini, siswa mendapatkan pelajaran keterampilan bermain alat musik. Mereka wajib belajar memainkan gitar di sini. Anak-anak tersebut juga dilatih untuk bisa mendengar, berbicara, membaca, dan mencoba menulis dalam bahasa Inggris. Bahkan anak-anak itu akan diperkenalkan dasar-dasar TOEFL. Target itu tidak dirasakan sebagai beban oleh murid-muridnya karena semua dilakukan dalam suasana yang menyenangkan. Tiap hari Sabtu anak-anak diajak berdiskusi dalam bahasa Inggris di alam terbuka.
SMP Alternatif Qaryah Thayyibah menggunakan akses internet 24 jam yang merupakan sumbangan Ir. Roy Budianto Handoko, seorang pengusaha internet Salatiga. Ia merupakan owner Salatiga Group, sebuah Internet Service Provider yang membawahi subnet Indonet di Semarang, Salatiga, Kudus, dan Magelang.
Roy juga berperan di pembentukan komunitas jaringan teknologi informasi di sekolah di Salatiga. Salah satunya adalah situs pendidikan.net yang menghubungkan 22 SLTP, 2 Sekolah alternatif setingkat SLTP, Kantor Diknas, dan lima cabang kantor Diknas Salatiga.
Internet masuk ke SMP ini sejak awal sekolah berdiri. Dengan menggunakan antena grid dan wireless 2,4 GHz, Bandwith yang diberikan Indonet sekitar 32 KBps. Adakalanya Indonet membuka Bandwith lebih lebar jika dibutuhkan. Misalnya ada jadwal teleconference antara siswa di sini dengan siswa di Australia. Bahkan, guru Bahasa Inggris mewajibkan setiap siswa memiliki teman chatting dari luar negeri.
Siswa juga memperoleh modul dari Internet . Beberapa rujukan yang sering digunakan dalam mencari modul di antaranya adalah sebuah proyek bernama Gutenberg Project, yang khusus menyediakan 16.000 lebih e-book gratis atau produk lokal www.IlmuKomputer.com yang menyediakan ratusan modul pelatihan komputer. Digital Library yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri juga dijadikan salah satu sumber pembelajaran.
Para siswa yang terbiasa menjalin hubungan ke pihak luar menyebabkan nama sekolah ini terkenal di manca negara. Setiap bulan mereka menerima banyak kiriman majalah dari luar negeri.
SMP Alternatif Qaryah Thayyibah ini juga didukung WAN-Kota (Wide-Area Network), sebuah jaringan antarsekolah dalam satu kota, yang bahkan menyediakan server khusus untuk menampung file-file—WAN merupakan jaringan (network) yang luas secara geografik. Maksudnya, setiap WAN terdiri dari dua atau lebih Local Area Network (LAN)— Sehingga, setiap siswa yang berada dalam salah satu sekolah anggota WAN-Kota tersebut, bisa men-download setiap file yang dibutuhkan dengan mudah.
kalau tertarik buka aja
Apa itu Wide-Area Network (WAN)? www.wankota.com
Febriane, Sarie. M Clara Wresti. 2005Rumah Kelasku, Dunia Sekolahku. Kompas Cyber Media. (www.kompas.com). 13 Maret
Indo.net Salatiga webmaster. www.pendidikansalatiga.com
Suwandi, Ahmad. Sekolah Digital Murah Meriah. Pc Media. 10/2005
Wisudo, P Bambang. Rien Kuntari. 2005. SMP Alternatif Qaryah ThayyibahRahasia Sekolah Bermutu, Murah, dan Menyenangkan. Kompas Cyber Media (www.kompas.com). 23 Maret
gitu dulu. moga bermanfaat

silakan...
0 Comments:
Post a Comment
<< Home